Detail Cantuman Kembali
AKSI AGEN ANTI CIKUNGUNYA DI DUSUN BRANGGAH
Chikungunya adalah infeksi virus yang ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Virus ini menyerang dan menulari manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, dua jenis nyamuk yang juga dikenal sebagai penyebab demam berdarah. Pencegahan agar seseorang tidak terjangkit chikungunya secara spesifik belum bisa dilakukan. Hal tersebut dikarenakan, vaksin yang dapat mencegah infeksi chikungunya belum ditemukan sampai saat ini. Sedangkan memberantas habitat nyamuk berkembang biak, dan menghindari gigitan nyamuk bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus chikungunya. Hasil pengkajian di Dusun Branggah menunjukkan, tokoh masyarakat sudah berupaya mensosialisasikan upaya pencegahan cikungunya namun sekitar 50% warga belum melaksanakan 3M dengan baik, sehingga wabah cikungunya menyerang dengan cepat di wilayah tersebut. Analisis fenomena di atas menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat STIKESKesdam IV/Diponegoro untuk melaksanakan kegiatan “Aksi Agen Cikungunya di Dusun Branggah” sebagai bentuk intervensi keperawatan yang disusun untuk mengatasi masalah perilaku kesehatan cenderung beresiko. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader kesehatan yang ditunjuk sebagai Agen Anti Cikungunya meningkat pengetahuan dan ketrampilannya dalam mensosialisasikan gerakan anti cikungunya dan angka kejadian cikungunya menurun pada bulan Februari 2021 di Dusun Branggah.
APA Citation
Kodir. (2021).AKSI AGEN ANTI CIKUNGUNYA
DI DUSUN BRANGGAH.(Electronic Karya Tulis Ilmiah). Retrieved from https://localhost/etd






